Senior GMNI Imbau Awasi Sandiwara Elit Politik

(RMOL) Jakarta : Situasi politik yang semakin memanas yang dipicu  rencana pemerintah mencabut subsidi BBM, dinilai alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa karena berpotensi mendorong eskalasi konflik lebih luas.

“Kita sulit membedakan pihak-pihak yang sekarang berteriak lantang ini, mana yang benar-benar secara murni menyuarakan aspirasi rakyat dan mana pihak-pihak yang memiliki kepentingan politik jangka pendek tertentu,” kata Ketua Persatuan Alumni GMNI Bogor Yustinus Timor di Jakarta, (Kamis, 29/3).

Apalagi, Yustinus menambahkan,  demo anti kenaikan BBM sekarang ini lebih banyak bertujuan menimbulkan kericuhan ketimbang murni dari gerakan rakyat. Karenanya, rakyat harus disadarkan untuk berpikir jernih dalam menghadapi isu-isu yang berkembang sehingga tidak terprovokasi melakukan tindakan-tindakan yang bisa merugikan kepentingan umum.

Secara terpisah Sekertaris Persatuan Alumni GMNI Jambi, Nyoman Rai mengatakan, keterlibatan beberapa kepala daerah dalam rangkaian aksi unjuk rasa, lebih merupakan upaya menaikkan citra politik menjelang pilkada kepada masyarakat.

“Masyarakat mesti jeli melihat upaya manipulasi politik kepala daerah yang saat ini seolah anti penguasa tetapi dalam kesempatan yang lain memelas-melas kepada pemerintah pusat untuk diberikan alokasi dana keuangan ataupun proyek-proyek APBN untuk wilayahnya,” katanya.

Sedangkan Sunarso, Ketua Persatuan Alumni GMNI Tuban menghimbau agar elit politik di negeri ini tidak terus menerus bersandiwara memanfaatkan kesengsaraan rakyat. “Janganlah rakyat terus dijadikan korban pertikaian kepentingan politik elit,” katanya.

Menurut dia,  mobilisasi massa dalam jumlah besar dengan memanfaatkan isu BBM rentan mendatangkan korban di kalangan demonstran. “Polisi dan tentara itu pun  manusia, jadi perlakukanlah mereka seperti layaknya manusia”

Ketiganya sepakat masyarakat Indonesia diharapkan berpikir jernih melihat persoalan secara lebih mendalam sehingga  tidak terprovokasi oleh permainan elit-elit politik negeri ini.[dem]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s