Eva : Hentikan Teror Tentara Pada Penduduk

Jakarta (evakusumasundari) : Dalam Release yang diterbitkan di website pribadinya, Eva Kusuma Sundari menyatakan sangat disesalkan KSAD mengambaikan surat protes anggota DPR Dapil Tulungagung tertanggal 12 juni 2012, terhadap rencana latihan perang di pemukiman penduduk di Desa Kersikan, Kecamatan Kaligentong, Tulungagung. Argumen hukum protes tersebut merujuk pada buku Inventaris tanah Tahun Tahun 2005/2006 oleh BPK , yang menyatakan bahwa tanah perkebunan milik negara tersebut tidak masuk dalam daftar nominative inventaris tanah yang di kuasakan ke kodam V/Brawijaya. 

“Saya mendukung protes penduduk atas arogansi TNI AD yang sewenang-wenang melakukan latihan tempur di tengah pemukiman penduduk di saat mereka memperjuangkan hak atas pemilikan tanah yang telah mereka huni selama 3 generasi” kata Eva dalam releasenya

TNI dinilai sengaja melakukan intimidasi dan teror dengan melakukan latihan perang dalam waktu panjang, tanggal 19-28 juni 2012 lanjutnya.

Di 2 lokasi latihan perang yang TNI sudah mengantongi ijin, menurut informasi justru di sewakan ke pengusaha yaitu di kecamatan Pinggok Blitar menjadi kebun pepaya dan di Madiun/Magetan menjadi kebun tebu.

Sebelum upaya pengusiran, tanah Kersikan tersebut disewakan Puskopad kepada PT Golden Makmur yang menurut informasi penduduk, pemilik PT Goldena terlihat aktif mensupply makanan untuk pasukan selama berlangsungnya latihan perang tersebut.

Upaya ‘ pengurusan ‘penduduk oleh TNI AD sebelumnya sudah dicoba melalui pengedaran surat penyataan kesediaan meninggalkan perkampungan pada akhir mei 2012. Penolakan penduduk untuk tanda tangan tampaknya direspon pihak TNI dengan perubahan strategy teror dengan menjadikan kampung tersebut sebagai latihan perang sejak tanggal 2 Mei 2012.

“Saya meminta ketegasan KSAD untuk menghentikan teror pasukan AD di Kediri dan Malang terhadap penduduk Kersikan Tulungagung. Saya juga meminta pimpinan komisi 1 segera melakukan mediasi sebagaimana yang di janjikan kepada penduduk saat menerima pengaduan mereka pada tanggal 18 mei yang lalu di DPR” tutup Eva Sundari anggota komisi 3, fraksi PDI Perjuangan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s