GMNI DKI : 1 Oktober Pengkhianatan, Bukan Kesaktian Pancasila.

Jakarta (aktual.co): GMNI peringati 47 Tahun Hari Kesaktian Pancasila yang menelan jutaan nyawa yang tak berdosa.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengatakan, Tragedi yang dinamakan G30 S/ PKI oleh rezim soeharto itu juga menelan korban 7 tentara terbaik di masanya yang hari ini kita kenang sebagai pahlawan revolusi.

“Tapi bung karno yang masih menjabat sebagai presiden mandataris MPR/pemimpin besar revolusi memperigatinya dengan gerakan Satu Oktober (Gestok),” kata Sekertaris DPC GMNI DKI Jakarta Miartiko Gea, melalui surat elektroniknya, di Jakarta, Senin (1/10).

Mico menilai, peringatan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila merupakan suatu hal yang tidak tepat, karena sejak itulah terjadi pelemahan terhadap Pancasila yang dipelopori oleh rezim Soeharto dan didukung oleh kekuatan Amerika.

“Bagaimana tidak, mulai sejak itu terjadi arus kapitalisme dan liberalisasi di berbagai aspek kehidupan dan terutama sekali pada bidang ekonomi. Inilah sebabnya 1 Oktober sepatutnya di Peringati sebagai Hari Penghianatan Pancasila bukan Kesaktian Pancasila,” tegasnya.

Menurut Mico, Trisakti sebagai wujud implementasi pancasila atau 3 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang di uangkapkan oleh Bung Karno inilah yang sangat di takuti oleh imperilaisme apabila di laksanakan secara konsisten oleh pemerintah.

“Sudah seharusnya pembohongan publik selama rezim orba terutama pada tragedi 65 tersebut diungkap ke khalayak ramai agar fakta yang sebenarnya di ketahui oleh rakyat Indonesia,” pungkas dia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s